Seminar Ekonomi Kerakyatan NU Tasikmalaya

Januari 11, 2013 at 7:00 am 2 komentar

Pidato Sambutan

KETUA LEMBAGA PEREKONOMIAN NAHDLATUL ULAMA (LPNU)

PCNU KABUPATEN TASIKMALAYA

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

لاغالب إلا بالله

الحمد لله رب العالمين, وبه نستعين على أمور الدنيا والدين,

أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له الملك الحق المبين, وأشهد أن محمدا عبده ورسوله صادق الوعد الأمين,

اللهم صل وسلم على عبدك ورسولك خاتم النبيين, المبعوث رحمة للعالمين,

سيدنا وحبيبنا وشفيعنا محمد وعلى آله وصحبه ومن سار على نهجه واهتدى بهديه إلى يوم الدين.

أما بعد:.

Ayyuhassädät al Ulamä wa az Zu’amä an Nahdhiyyïn al Kiräm

Yang terhormat Ketua Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Tasikmalaya

Yang terhormat Pimpinan Pondok Pesantren dan Keluraga Besar Cipasung

Yang terhormat Kepala BAPPEDA atau yang mewakilinya

Yang terhormat Pimpinan BI atau yang mewakilinya

Yang terhormat Pimpinan Perbankan yang ada di Tasikmalaya atau yang mewakilinya

Yang terhormat saudara H. Aceng Abdullah; Konsultan Perekonomian

Dan yang terhormat para tamu undangan, alim ulama, para pengurus LPNU MWC se- kabupaten Tasikmalaya, beserta hadirin yang tak dapat kami sebutkan satu persatu.

Secara makro, harapan besar terjadinya perubahan ekonomi sepanjang sejarah di era reformasi selalu diciutkan dengan pemilihan tim ekonomi yang tetap saja searus dengan jalan (ekonomi) neoliberal yang merupakan manifestasi Konsensus Washington, yaitu deregulasi, liberalisasi, privatisasi, dan penghapusan subsidi.

Secara mikro, konsep dan kebijakan pembangunan ekonomi yang selama ini diterapkan masih belum mampu mengantarkan rakyat Indonesia pada kesejahteraan, kemakmuran, dan keadilan yang merata.

Banyak faktor yang menyebabkan timbulnya permasalahan tersebut, di antaranya dapat diidentifikasi dari kebijakan makro dan mikro yang ada, dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pada sistem evaluasinya. Selain itu -tentu- masih banyak faktor lainnya yang menghambat kemajuan perekonomian rakyat. Hal ini ibarat benang kusut yang sulit untuk diurai.

Dalam konteks lokal Kabupaten Tasikmalaya, –sebagaimana dimaklumi bersama– warga nahdliyin merupakan komponen warga masyarakat terbesar. Oleh karena itu, sejatinya menjadi bagian terpenting untuk menjadi bahan pertimbangan dan perhatian khusus oleh para pengambil kebijakan ekonomi. Sebagai pelaku (subjek) ekonomi, warga nahdliyin tentu dituntut untuk memberikan kontribusi dan partisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan ekonomi, dan sebagai sasaran (objek) ekonomi, warga nahdliyin merupakan pangsa pasar terbesar.

Di samping itu, potensi ekonomi Kabupaten Tasikmalaya baik berupa Sumber Daya Alam (SDA) maupun Sumber Daya Manusia (SDM) yang melimpah belum maksimal dieksplorasi dan belum optimal dikelola, malah jangan-jangan yang ada hanyalah eksploitasi untuk kepentingan-kepentingan sesaat sebagian orang atau sekelompok mayarakat tertentu yang tidak pro rakyat dan jauh dari rasa keadilan warga Tasikmalaya.

Dengan demikian, -sekali lagi– warga nahdliyin sebagai komponen warga masyarakat terbesar tersebut tentu berhak mendapatkan perhatian dan pertimbangan utama dan prioritas, sehingga dapat merasakan keadilan dan perlakuan yang sama, serta peluang dan kesempatan yang sama dari langkah-langkah dan kebijakan-kebijakan ekonomi yang diambil.

Hadirin yang berbahagia,

Namun demikian, mengeluhkan kondisi keterperukan ekonomi –tentu saja– tidak akan pernah menyelesaikan persoalan, sehingga dibutuhkan solusi-solusi cerdas, cepat, dan tepat yang dapat segera dilakukan. Kini, NU memiliki sebuah lembaga yang dapat didayagunakan sebagai wadah, media, dan aspirasi kegiatan-kegiatan ekonomi warga nahdliyin, yakni lembaga perekonomian yang disebut LPNU.

Tanpa bermaksud menafyikan kenyataan yang ada, dan dengan segala respect dan rasa hormat kami kepada para pengambil kebijakan, perlu kiranya dipikirkan dan diambil langkah yang lebih komprehensif, sistematis, dan strategis. Dan, sebagai langkah awal dalam menjawab tantangan ini, perlu segera disusun visi bersama dan peta jalan (roadmap) yang akan menjadi pedoman bagi segenap upaya demokratisasi ekonomi di Kabupaten Tasikmalaya sehingga cita-cita berupa masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera dapat terwujud.

Berdasarkan kerangka pikir itulah maka kami LPNU Kab. Tasikmalaya memandang perlu diselenggarakan Seminar Ekonomi Kerakyatan dengan tema “Upaya Mewujudkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Potensi Lokal Kabupaten Tasikmalaya“.

Secara khusus kegiatan seminar ini bertujuan untuk:

  1. Mengkaji kondisi dan masalah (roadmap) struktural ekonomi lokal Kabupaten Tasikmalaya dalam perspektif ekonomi kerakyatan.
  2. Mengkaji konsep dan aplikasi ekonomi kerakyatan dalam pengelolaan perusahaan strategis (BUMD/BUMN) di Kabupaten Tasikmalaya.
  3. Mengkaji konsep dan aplikasi ekonomi kerakyatan dalam pemberdayaan ekonomi rakyat dan koperasi di Kabupaten Tasikmalaya.
  4. Mengkaji konsep dan aplikasi ekonomi kerakyatan dalam mewujudkan kedaulatan pertanian, pengelolaan kehutanan, peternakan, sumber daya air, pengelolaan lingkungan, dan kedaulatan pangan di Kabupaten Tasikmalaya.

Adapun output yang diharapkan dari seminar ini adalah:

  1. Teridentifikasinya peta masalah (roadmap) struktural ekonomi lokal Kabupaten Tasikmalaya.
  2. Terumuskannya konsep dan aplikasi ekonomi kerakyatan dalam pengelolaan perusahaan strategis (BUMD/BUMN) di Kabupaten Tasikmalaya
  3. Terumuskannya konsep dan aplikasi ekonomi kerakyatan dalam pemberdayaan ekonomi rakyat dan koperasi di Kabupaten Tasikmalaya.
  4. Terumuskannya konsep dan aplikasi ekonomi kerakyatan dalam mewujudkan kedaulatan pertanian, pengelolaan kehutanan, peternakan, sumber daya air, pengelolaan lingkungan, dan kedaulatan pangan di Kabupaten Tasikmalaya.

Untuk sampai kepada hal itu, materi-materi yang akan dibahas dalam seminar ini –sengaja- menggunakan perspektif ekonomi kerakyatan, antar lain;

  1. Mengolah akses Usaha Kecil Menengah (UKM) terhadap produk Perbankan di Kabupaten Tasikmalaya (yang akan disampaikan oleh Pimpinan Bank Indonesia/BI Tasikmalaya atau yang mewakilinya).
  2. Arah Kebijakan dan Rencana Strategis Pemerintah Kab. Tasikmalaya dalam pembangunan ekonomi pro umat/rakyat (yang akan disampaikan oleh BAPPEDA Kabupaten Tasikmalaya atau yang mewakilinya),
  3. Dan terakhir adalah Upaya mewujudkan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal Kabupaten Tasikmalaya (yang akan disampaikan oleh H. Aceng Abdullah).

Hadirin yang berbahagia,

Dengan demikian, kami berharap peserta yang hadir dalam kegiatan seminar ini yang terdiri dari; kalangan pengurus PCNU Kab. Tasikmalaya, pengurus Badan Otonom NU Kab. Tasikmalaya, perwakilan Ormas, dan praktisi ekonomi, serta para pengusaha UKM di Kabupaten Tasikmalaya mampu memanfaatkan moment ini untuk sebanyak-banyaknya dan sebesar-besarnya menyerap informasi, wawasan, dan pengetahuan-pengetuan tentang perekonomian untuk selanjutnya ditindaklanjuti dan diterapkan di tingkatan lokal Tasikmalaya, demi terwujudnya kegiatan-kegiatan perekonomian Kabupaten Tasikmalaya yang berkeadilan dan merata.

Dan melalui kegiatan seminar ini, semoga dapat terjalin shilaturrahim yang erat dan kerjasama yang kokoh antara semua pihak, baik pihak pemerintah (birokrat) sebagai pengambil kebijakan, ekonom dan para pelaku usaha, dan masyarakat

Terakhir, patut kiranya kami sampaikan pesan dan amanat yang senantiasa disampaikan oleh khatib jum’at di seluruh Indonesia bahwa sesungguhnya Allah Swt. memerintahkan agar kita berupaya keras menegakkan keadilan (al ‘Adl), berupaya melakukan hal terbaik (al Ihsan), dan memiliki kepedulian dan kepekaan sosial (Ita’i dzil Qurba), di samping melarang keras sikap-sikap keji (al Faakhsya), kebijakan-kebijakan yang tidak populis (al Munkar), dan sikap sewenang-wenang (al Baghyu). Demikian Allah memberikan nasihat dan arahan, …

إن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى

وبنهى عن الفحشاء والمنكر والبغي

يعظكم لعلكم تذكرون

وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين
والله الموافق إلى أقوم الطريق, وهو الهادى إلى الصراط المستقيم
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Tasikmalaya, 17 Desember 2012

LPNU-PCNU Kabupaten Tasikmalaya

MOH. AN’AM NAZILY, SE.

Ketua

Entry filed under: ARTIKEL. Tags: , , , , , , , , .

Percikan Pemikiran Politik Aswaja UPAYA MEWUJUDKAN EKONOMI KERAKYATAN BERBASIS POTENSI LOKAL KABUPATEN TASIKMALAYA

2 Komentar Add your own

  • 1. Bosman Batubara  |  Agustus 17, 2013 pukul 6:28 am

    Terima kasih untuk pidatonya. Bisakah minta tolong admin blog untuk menyambungkan dengan yang memerikan pidato? email saya ada di “fill in” form untuk surel

    Balas
  • 2. kata galau  |  Februari 7, 2016 pukul 8:58 am

    aku juga dong, tolong dikirim ke email yaa😀

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 195,004 hits
Januari 2013
S S R K J S M
« Okt   Mar »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

PandapaCDS

Pandapa CDS


%d blogger menyukai ini: