Setiap pemikir mempunyai definisi berbeda tentang makna filsafat karena pengertiannya yang begitu luas dan abstrak. Tetapi secara sederhana filsafat dapat dimaknai bersama sebagai suatu sistim nilai-nilai (systems of values) yang luhur yang dapat menjadi pegangan atau anutan setiap individu, atau keluarga, atau kelompok komunitas dan/atau masyarakat tertentu, atau pada gilirannya bangsa dan negara tertentu. Pendidikan sebagai upaya terorganisasi, terencana, sistimatis, untuk mentransmisikan kebudayaan dalam arti luas (ilmu pengetahuan, sikap, moral dan nilai-nilai hidup dan kehidupan, (more…)
April 27, 2008
Titik Balik Peradaban Manusia
Dalam bukunya berjudul “The Turning Point”, Fritjof Capra menyampaikan bahwa dewasa ini sedang dipertanyakan tentang otoritas pada tingkat global mengapa negara dunia ketiga disebut sebagai “tertinggal” dari negara-negara industri. Apa kriteria ketertinggalan itu, dari mana mengukurnya, dan siapa yang menentukannya. (more…)
April 26, 2008
KETIKA kita dihadapkan pada upaya membangun karakter bangsa (the nation character building) kita tidak akan terlepas dari ”pendidikan”, karena pendidikan merupakan suatu tolok ukur kemajuan dari suatu bangsa dalam berbagai bidang, seperti bidang ekonomi, politik, science atau teknologi. Selain itu juga pendidikan dapat membangun kepribadian atau identitas bangsa yang berintelektualitas serta mampu bersaing di era globalisasi. Keberhasilan dunia ”pendidikan” dapat memberikan dampak yang efektif dalam pembentukan individu maupun karakter bangsa. (more…)
April 19, 2008