Tulisan tulisan yang dikaitkan (tagged) budaya
UNESCO menetapkan batik sebagai bentuk budaya Indonesia.
Kabar gembira bagi masyarakat Indonesia penikmat maupun pengarajin batik. United Nations Education Social and Cultural Organization (UNESCO) menetapkan batik sebagai bentuk budaya bukan benda warisan manusia atau UNESCO representative list of intengible cultural heritage of humanity. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra ) Aburizal Bakrie mengatakan menurut UNESCO budaya tak benda meliputi budaya lisan seperti cerita dan bahasa, lalu seni pentas, adat istiadat, pengetahuan tentang semesta, kerajinan tradisional. “Batik diangga (lagi…)
Add comment September 30, 2009
SEJARAH YANG ADA DI KABUPATEN CIAMIS
Oleh,
Dadan Dhanial Ramdhani, SPd.
(Pemerhati Sosial dan Sejarah CDSI)
ASTANA GEDE KAWALI
Kita semua, tentu sudah mengetahui peninggalan purbakala yang terletak di Astana Gede Kawali. Ada pendapat mengatakan bahwa Astana Gede Kawali pada jaman dahulu merupakan tempat pemujaan atau disebut juga Bale Kabuyutan. Hal ini mungkin dapat kita lihat dari adanya tinggalan budaya seperti menhir, lingga dan yoni. Di samping itu terdapat pula beberapa pepatah dan petunjuk.
Sebagai pusat pemerintahan, raja-raja yang pernah bertahta di tempat ini adalah Prabu Ajiguna Linggawisesa, yang dikenal dengan sebutan sang lumah ing kiding, kemudian Prabu Ragamulya atau aki kolot, setelah itu Prabu Linggabuwana yang gugur pada peristiwa bubat, Rahyang Niskala Wastukancana yang meninggalkan beberapa prasasti di Astana Gede, dan Dewa Niskala anak dari Rahyang Wastukancana. (lagi…)
8 comments Juni 14, 2009
Gerakan Sempalan di Kalangan Ummat Islam Indonesia: Latar Belakang Sosial-Budaya
Istilah “gerakan sempalan” beberapa tahun terakhir ini menjadi populer di Indonesia sebagai sebutan untuk berbagai gerakan atau aliran agama yang dianggap “aneh”, alias menyimpang dari aqidah, ibadah, amalan atau pendirian mayoritas umat. Istilah ini, agaknya, terjemahan dari kata “sekte” atau “sektarian“,[1] kata yang mempunyai berbagai konotasi negatif, seperti protes terhadap dan pemisahan diri dari mayoritas, sikap eksklusif, pendirian tegas tetapi kaku, klaim monopoli atas kebenaran, dan fanatisme. (lagi…)
Add comment April 23, 2008
MENGGAGAS KEHIDUPAN BERBANGSA DALAM KEBERAGAMAN YANG BERPEDOMAN PADA TATANAN SILIH ASAH, SILIH ASIH, DAN SILIH ASUH
Oleh: Dian A Yamin
Kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini sangat memprihatinkan. Hal ini dapat dilihat dari indikator-indikator sebagai berikut; kelangkaan kebutuhan pokok masyarakat (kelangkaan bahan bakar minyak, mahalnya harga kebutuhan pokok, dan lain-lain), banyaknya bencana alam, maraknya penggunaan Narkoba di kalangan pemuda dan pemudi, konflik horisontal yang terjadi di masyarakat, dan masih banyak lagi permasalahan-permasalahan masyarakat yang pada akhirnya merubah tatanan kehidupan berbangsa. (lagi…)
1 comment Maret 25, 2008
