PAGANISME BERKEDOK MATERIALISME

Mei 23, 2008

Oleh:

Ayi Akhyar Firdaus

 

Tahukah anda keberagamaan itu adalah formulasi dari keseimbangan nilai kemanusiaan dan pengakuan terhadap nilai ke-Tuhanan. Dalam Islam dikenal dengan adanya Hablum min Allah dan Hablum min an Nas. Istilah tersebut tidak lain adalah terintegrasinya dua sisi kehidupan manusia secara sosial dalam kerangka Ketuhanan sebagai bentuk pengabdian kepada Sang Pencipta. Manusia yang shaleh secara sosial tidak berguna jika tidak landasi dengan dasar keimanan dan manusia yang shaleh secara individual tanpa dibarengi dengan implementasi sosial adalah kebohongan dalam beragama.

Sang Rasul berkali-kali bersabda bahwa kehadirannya di muka bumi untuk menegakkan nilai-nilai kemanusiaan di atas dasarketauhidan.

Kita sering lupa bahwa sebagian besar ajaran agama mana pun mengajarkan kebaikan dalam konteks kemanusiaan dan sosial. Konsep-konsep kosmologis, antropologis, sosiologis  dan spiritual tidak bisa dipisahkan dalam konsekuensi  keberagamaan. Bahkan Al Quran berkali-kali menegaskan bahwa fitrah manusia diciptakan adalah untuk memimpin seluruh mata rantai kehidupan di muka bumi. Islam tidak mengajarkan pembenaran terhadap satu keyakinan baik itu produk akal atau pun wahyu, tapi Islam selalu menyadarkan kita akan pentingnya keseimbangan antara kesadaran sebagai makhluk yang bertugas menegakkan keadilan dan kebebasan. Keadilan dalam segala bentuk, dan kebebasan dalam segala kreasi dan inopasi, dengan catatan tidak melanggara nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan.

Kooptasi, monopoli, manipulasi, dan diskriminasi adalah pengkhianatan terbesar terhadap nilai keberagamaan dan kemanusiaan.

Islam mendukung manusia untuk maju dan sejahtera, ekplorasi, eksploitasi, dan konsumsi diatursedemikian rupa agar selaras dengan kepentingan manusia sebagai pengendali kehidupan secara global. Manusia dan alam adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan, jika manusia mampu menggunakan alam sesuai dengan aturan yang telah ditetapkanTuhan, maka manusia senantiasa mendapat manfaat ganda yang berguna bagi kehidupannya di dunia kini dan di alam akhirat kelak. Keserakahan, kesombongan dan kadzaliman adalah pengahalang manusia dengan sang Khaliknya.

Kaya-miskin, pemimpin-rakyat, tuan-buruh, ulama-umat, adalah formulasi kehidupan yang telah ditetapkan Tuhan untuk dijadikan media refleksi sekaligus dedikasi dalam menegaskan kwsadaran beragama. Jika si kaya merasa dirinya berhak atas diri si miskin,    pemimpin berhak atas peenentuan nasib rakyatnya, tuan merasa tidak dihisupi si buruh, ulama merasa berhak menghakimi masalah umat maka kehidupan ini seperti roda tanpa as, pohon tanpa akar ata apapun namanya yang menggambarkan telah hilangnnya keseimbangan dan telah hancurnya hakikat keberagamaan.

Pemujaan terhadap materi dan kemapanan hidup adalah pengkhianatan terhadap nilai keagamaan, lebih berdosa dari pada pemujaan terhadap berhala dan segala bentuk paganisme yang jelas-jelas tidak sesuai dengan semangat beragama dan nilai-nilai ke-Tuhanan.

 

Ayi Akhyar Firdaus: Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan CDS Indonesia (domisili di Tasikmalaya)

Entry Filed under: islam. Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , .

4 Comments Add your own

  • 1. Mas Kopdang  |  Juni 2, 2008 at 12:58 am

    Yang diperlukan adalah KESALEHAN SOSIAL..
    persis yang diutarakan Pak Moh. Sobary..

  • 2. ubadbmarko  |  Juni 11, 2008 at 11:29 am

    Salam buat orang tasik, saya juga dari manonjaya, tapi sudah lama tinggal di bandung.

  • 3. yadi  |  Juli 1, 2008 at 1:15 pm

    assalamu ‘alaikum

  • 4. Robert Manurung  |  Juli 28, 2008 at 9:16 am

    Artikel ini relevan dengan postinganku mengenai kasus incest di Jambi. Anak menghamili ibu kandungnya. Apakah ini Oedipus complex yang tak kena sentuhan moral agama ?

    Bagi yang ingin tahu selengkapnya, silakan klik link ini :

    http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/07/26/kasus-incest-di-jambi-anak-hamili-ibunya/

    terima kasih

Leave a Comment

hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

Tulisan Terakhir

Tulisan Teratas

Arsip

Komentar Terakhir

Blogroll

Blog Stats

Tag

Kalender

Mei 2008
S S R K J S M
« Apr    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031